Ledakan Warnai Demo Tolak Omnibus Law di Jember, Teriakan "Revolusi" Menggema

Baca juga:
JEMBER -  Kericuhan kembali terjadi dalam aksi demonstrasi mahasiswa menolak UU Cipta Kerja dan Omnibus Law di Jember, Jawa Timur. Seperti aksi sebelumnya, sasaran kemarahan mahasiswa gedung DPRD setempat.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 14.45 itu awalnya berjalan damai. Aliansi Jember Menggugat yang terdiri atas 25 organisasi mahasiswa itu kembali menyuarakan penolakan terhadap Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law. Dalam orasinya, mereka meneriakkan yel-yel 'revolusi' berkali-kali.

"UU Cipta Kerja berlawanan dengan konstitusi, melanggengkan kerusakan lingkungan, melanggengkan perbudakan buruh. Negara telah berpihak kepada kepentingan oligarki," demikian teriak salah satu orator, seperti dikutip dari beritajatim.com, Kamis (22/10/2020).

Namun sekitar pukul setengah lima sore, situasi mulai tak kondusif. Mendadak dari arah massa meluncur benda-benda keras seperti batu dan botol ke arah gedung parlemen. Bahkan terdengar beberapa kali letusan mirip petasan.

Tak pelak sejumlah kaca jendela gedung tersebut pecah terkena lemparan. "Kaca bagian atas dekat balkon pecah," kata Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim. Kaca jendela di lobi lantai bawah juga pecah di sejumlah bagian.

Sementara itu, polisi berusaha menyerukan agar aksi lempar dihentikan. 

"Kami harapkan kaum terpelajar adik-adik mahasiswa, hentikan," kata petugas dengan pelantang suara dari salah satu mobil.

Saat azan magrib terdengar, mahasiswa menghentikan aksinya. Mereka akan melaksanakan salat lebih dulu. Dalam pernyataan resminya, Aliansi Jember Menggugat menyatakan.

1. Menolak dan Mengecam keputusan Pemerintah dan DPR RI dalam mengesahkan Undang – Undang Cipta Kerja karena dinilai jauh dari nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

2. Mosi tidak percaya kepada Pemerintah dan DPR RI karena kebijakan yang dibuat telah mengkhianati amanat konstitusi dengan hanya mengakomodir kepentingan kaum pemodal dan meniadakan kepentingan rakyat.

3. Mengecam keras tindakan represif aparat dalam mengamankan aksi unjuk rasa karena menyampaikan aspirasi merupakan hak setiap warga negara yang dijamin konstitusi. []


COMMENTS

Loading...

Share

Loading...
Nama

BUMN,27,EKBIS,558,FOKUS,412,GLOBAL,829,IPTEK,380,JAKARTA,2,KHAZANAH,185,KRIMINAL,457,LIFESTYLE,72,NASIONAL,701,OLAHRAGA,369,OPINI,158,OTOMOTIF,85,POLHUKAM,1775,RAGAM,913,SELEBRITA,294,
ltr
item
Konfrontasi.co: Ledakan Warnai Demo Tolak Omnibus Law di Jember, Teriakan "Revolusi" Menggema
Ledakan Warnai Demo Tolak Omnibus Law di Jember, Teriakan "Revolusi" Menggema
https://1.bp.blogspot.com/-RiddDZj4YZA/X5GPSjQZBSI/AAAAAAADeNs/sFI_Vyio3qEJjNTLI02XaDAaTpZuWLXpwCLcBGAsYHQ/w640-h360/ndiab89nabdi.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-RiddDZj4YZA/X5GPSjQZBSI/AAAAAAADeNs/sFI_Vyio3qEJjNTLI02XaDAaTpZuWLXpwCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h360/ndiab89nabdi.jpg
Konfrontasi.co
https://www.konfrontasi.co/2020/10/ledakan-warnai-demo-tolak-omnibus-law.html
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/2020/10/ledakan-warnai-demo-tolak-omnibus-law.html
true
8284147347270130295
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy