Soal Penanganan Corona, Pengamat: Negara Lain Tanggap, Jokowi Masih Gagap

Baca juga:


JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menilai pemerintahan Jokowi masih gagap dalam menangani pandemi Covid-19 di saat negara-negara di dunia sudah tanggap mengatasi virus corona.

Agus mengaku kecewa dengan sikap Presiden Jokowi yang tak menunda penyelenggaraan pilkada di saat angka infeksi Covid-19 kian tinggi. Dengan rambu hijau dari kepala negara, ia menilai fokus pemimpin daerah sudah pecah, tak lagi konsen menangani pandemi, namun sibuk berkampanye.

"Pemerintah di seluruh dunia awal gagap memang tapi lalu bisa melakukan terobosan-terobosan. Kita gagap terus sampai hari ini. Saya kecewa soal pilkada, itu konsentrasinya di daerah pasti terpecah," kata dia dalam diskusi daring dengan tema 'PSBB Lagi', Sabtu (12/9).


Seharusnya, menurut Agus, Presiden tegas dan fokus mengutamakan kesehatan dan menunda pilkada hingga pandemi dapat teratasi. 


Tak heran Agus berujar demikian, karena belum juga masa kampanye dimulai, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengonfirmasi sebanyak 60 calon kandidat dinyatakan positif Covid-19. 


Diperkuat oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, 72 orang bakal calon petahana Pilkada Serentak tahun ini dinyatakan melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Permasalahan di daerah terkait Covid-19 tak sampai di situ, Agus menyebut banyak kepala daerah yang menutupi angka penyebaran virus corona. Ia mengambil contoh wilayah di sekitar Jakarta yang tak transparan dengan angka penyebaran pandemi.


Janggal, menurut dia, kalau ibu kota memiliki jumlah infeksi mencapai 1.000 kasus per hari, sedangkan provinsi tetangga seperti Banten, hanya melaporkan puluhan kasus harian.


"Data DKI bisa 1.000 orang, Banten 22-27 (orang), itu kan ada kecurigaan ahli riset yang harus diselesaikan. Jomplang dan tidak masuk akal, Banten kan besar sekali," ujarnya.


Ia sendiri mengaku mendukung rencana PSBB kembali, tak hanya di DKI tapi juga di wilayah penyangga dan provinsi lainnya yang tinggi angka infeksi. Namun, ia menyayangkan lemahnya koordinasi dan tak kompaknya perangkat pemerintah. 
"Menjadi perdebatan di publik kalau pemerintah kita tidak satu suara, semua punya kepentingan," ujarnya. (*)


COMMENTS

Loading...

Share

Loading...
Nama

BUMN,26,EKBIS,490,FOKUS,268,GLOBAL,705,IPTEK,351,KHAZANAH,177,KRIMINAL,309,LIFESTYLE,72,NASIONAL,547,OLAHRAGA,360,OPINI,119,OTOMOTIF,75,POLHUKAM,937,RAGAM,680,SELEBRITA,255,
ltr
item
Konfrontasi.co: Soal Penanganan Corona, Pengamat: Negara Lain Tanggap, Jokowi Masih Gagap
Soal Penanganan Corona, Pengamat: Negara Lain Tanggap, Jokowi Masih Gagap
https://1.bp.blogspot.com/-e--IWU58bn0/X1yHQN5bT6I/AAAAAAADYhs/0Y9UvZLPzrIn-cGiFtnwAwMoYDRKxmm7ACLcBGAsYHQ/w640-h414/images-366.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-e--IWU58bn0/X1yHQN5bT6I/AAAAAAADYhs/0Y9UvZLPzrIn-cGiFtnwAwMoYDRKxmm7ACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h414/images-366.jpeg
Konfrontasi.co
https://www.konfrontasi.co/2020/09/soal-penanganan-corona-pengamat-negara.html
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/2020/09/soal-penanganan-corona-pengamat-negara.html
true
8284147347270130295
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy