Pengamat: Presiden Harus Tanggungjawab Jika Pilkada Munculkan Klaster Baru Corona

Baca juga:

JAKARTA
- Rakyat Indonesia dinilai tidak menginginkan adanya pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) di tengah krisis ekonomi dan krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19.

Seperti disampaikan pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam, Pilkada merupakan keinginan Presiden Joko Widodo melalui Perppu 2/2020 yang kemudian disahkan menjadi UU oleh DPR RI.

Sehingga, Presiden Jokowi harus bertanggungjawab jika Pilkada tetap diselenggarakan pada 9 Desember 2020. Termasuk ketika akhirnya memunculkan klaster baru Covid-19.

"Ya Presiden harus tanggung jawab dong. Maunya Presiden, Pilkada pada Desember 2020 berdasarkan Perppu. Kok kemarin bilang hati-hati klaster Pilkada? Pernyataan tersebut justru bertolak belakang dengan kebijakan pelaksanaan Pilkada Desember mendatang," ujar Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (17/9).

Saiful menilai, rakyat saat ini sedang tidak memikirkan Pilkada. Rakyat lebih memikirkan dan mementingkan kesehatan daripada politik.

"Pilkada di masa Covid-19 justru bukan daya tarik bagi masyarakat. Justru Pilkada di masa Covid merupakan pendidikan politik yang tidak membangun. Karena itu saya yakin masyarakat lebih mementingkan kesehatan daripada politik," jelas Saiful.

Bahkan, sambung Saiful, Pilkada saat ini bisa menjadi pemicu penyebaran Covid-19 yang lebih luas.

"Tapi kenapa Presiden tetap laksanakan Pilkada di tengah pandemi? Apalagi infrastruktur Pilkada kita belum memadai untuk protokol kesehatan, perkumpulan massa. Baik pada saat kampanye, pemilihan, bahkan perhitungan tidak akan terbendung," kata Saiful.

Dengan demikian, jika Covid-19 semakin menyebar luas, maka yang paling dipersalahkan pertama kali adalah Presiden Jokowi.

Kalau Presiden benar-benar serius dalam penanganan corona, saya kira tidak ada pilihan lain selain terbitkan Perppu penundaan Pilkada, sampai vaksin ditemukan," pungkas Saiful. (Rmol)

COMMENTS

Loading...

Share

Loading...
Nama

BUMN,26,EKBIS,487,FOKUS,267,GLOBAL,703,IPTEK,351,KHAZANAH,177,KRIMINAL,308,LIFESTYLE,72,NASIONAL,547,OLAHRAGA,360,OPINI,118,OTOMOTIF,75,POLHUKAM,932,RAGAM,679,SELEBRITA,255,
ltr
item
Konfrontasi.co: Pengamat: Presiden Harus Tanggungjawab Jika Pilkada Munculkan Klaster Baru Corona
Pengamat: Presiden Harus Tanggungjawab Jika Pilkada Munculkan Klaster Baru Corona
https://1.bp.blogspot.com/-tX3SOqQU6xs/X2LZkfYmPtI/AAAAAAABnLQ/v-8xI9IV3bog89MaMtrUGEe19UdZAqeCQCLcBGAsYHQ/s640/904467_09125317092020_saiful_anam_jas_net.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-tX3SOqQU6xs/X2LZkfYmPtI/AAAAAAABnLQ/v-8xI9IV3bog89MaMtrUGEe19UdZAqeCQCLcBGAsYHQ/s72-c/904467_09125317092020_saiful_anam_jas_net.jpg
Konfrontasi.co
https://www.konfrontasi.co/2020/09/pengamat-presiden-harus-tanggungjawab.html
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/2020/09/pengamat-presiden-harus-tanggungjawab.html
true
8284147347270130295
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy