Maki Teman Tapi Anggota Brimob yang Tersinggung, Warga Maluku Dipukuli hingga Babak Belur

Baca juga:

TANIMBAR- Dua pemuda asal Desa Olilit, Kecamatan Tanimbar Selatan Kabupaten Tanimbar, Maluku, disebut menjadi korban pemukulan lima anggota Brigade Mobil (Brimob) dengan menggunakan senjata api. Akibatnya, dua korban bernama Timotius Fanumbi dan Marsianus Fanumbi mengalami luka parah.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian itu bermula saat dua kakak beradik, Timotius Fanumbi dan Marsianus Fanumbi, warga Desa Olilit, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kepulauan Tanimbar, Maluku, tengah bersenda gurau di tepi jalan, Jumat (25/9).

Sambil bercanda, Timotius lalu memaki rekannya yang berada di samping jalan. Di saat yang sama seorang oknum anggota Brimob tengah melintas menggunakan minibus.

Ia, yang tersinggung saat mendengar makian itu, mendekati korban untuk menanyakan perkataan tersebut. Sang korban mengatakan makian itu bukan ditujukan untuk pelaku, tapi untuk sang teman.

Tak puas dengan jawaban korban, oknum anggota Brimob kemudian memanggil rekan anggota lain yang berada di mobil.

Marsianus kemudian dipukul hingga terjatuh. Korban yang berusaha menyelamatkan diri dan meminta bantuan sang adik, Timotius. Mereka berupaya melakukan perlawanan. Namun, tiga anggota Brimob mengeluarkan dan mengokang senjata laras panjang ke arah kedua korban.

Keduanya dipukul berulangkali di bagian wajah dan tubuh menggunakan popor senjata. Korban juga ditendang di bagian dada hingga terjatuh, lalu kepala korban Timotius Fanumbi diinjak, dan diseret ke Pos Mako Brimob Tanimbar, Kepulauan Tanimbar Maluku.

Kini, korban tengah dirawat di RSUD Tanimbar karena mengalami luka serius dibahu kiri dan luka dibagian wajah.

Ketua Komnas HAM Perwakilan Maluku Benediktus Sarkol menyebut tindakan penganiayaan yang dilakukan oknum anggota Brimob Kompi C termasuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang dilakukan aparat terhadap warga.

Saat ini, kata dia, Komnas HAM perwakilan Maluku tengah menunggu surat aduan secara resmi dari pihak keluarga.

"Sebagai anggota Polri, seharusnya tugas melindungi, dan mengayomi serta menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, penegakan hukum, dan pelayanan di tengah masyarakat. Namun apa yang dilakukan oleh Danki dan anak buahnya di sana, berbanding terbalik dengan visi dan misi dari Polri itu sendiri," ujar Sarkol saat dihubungi, Sabtu (26/9).

Ia berkata penganiayaan aparat terhadap dua warga Saumlaki itu merupakan tindakan premanisme dan tak manusiawi. Oleh sebab itu, Sarkol meminta Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar dan jajaran Polres KKT untuk mengusut tuntas kasus penganiyaan tersebut.

"Saya meminta Kapolda Maluku agar tetap bekerja sama dan serius untuk menangani kasus pelanggaran HAM dan juga kasus yang terjadi di Tanimbar," cetusnya.

Saat dikonfirmasi, Dansat Brimob Polda Maluku Kombes Pol M. Guntur membenarkan soal kejadian tersebut. Menurutnya, korban dipukul lantaran diduga mengeluarkan perkataan kotor terhadap sang anggota.

"Peristiwa itu terjadi pada Jumat (25/9) malam," kata dia, saat dihubungi, Sabtu (26/9).

Namun, ia mengklaim peristiwa tersebut sudah diselesaikan secara damai antarkedua belah pihak.

"Sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Polres di sana juga sudah menangani dan tidak ditutup-tutupi. Jadi memang bermula dari kesalapahaman," klaimnya.

Meski begitu, pihaknya tetap memproses lima anggota Brimob yang bertugas di satuan Kompi C di Tanimbar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), tersebut. Saat ini, lima oknum itu sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan di Polres Tanimbar pada Jumat (25/9).

"Meskipun ada proses mediasi dan korban setujui damai, namun kita tetap memproses secara internal agar beri efek jera bagi yang lain," ucapnya.

"Sambil menunggu jalur transportasi penerbangan dan pelayaran ke Tanimbar dibuka, yang bersangkutan dipanggil lalu diperiksa di Mako Brimob Polda Maluku," tutup Guntur. (*)


COMMENTS

Loading...

Share

Loading...
Nama

BUMN,27,EKBIS,527,FOKUS,345,GLOBAL,774,IPTEK,370,KHAZANAH,180,KRIMINAL,400,LIFESTYLE,72,NASIONAL,641,OLAHRAGA,364,OPINI,142,OTOMOTIF,81,POLHUKAM,1410,PULHUKAM,1,RAGAM,825,SELEBRITA,267,
ltr
item
Konfrontasi.co: Maki Teman Tapi Anggota Brimob yang Tersinggung, Warga Maluku Dipukuli hingga Babak Belur
Maki Teman Tapi Anggota Brimob yang Tersinggung, Warga Maluku Dipukuli hingga Babak Belur
https://1.bp.blogspot.com/-ueumVdc9hzM/X29i5QNwFwI/AAAAAAADaPI/CnJ4b-xw6aY1VmD-z_Yrl9TFnuovujVWACLcBGAsYHQ/w640-h408/IMG_20200925_235354.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-ueumVdc9hzM/X29i5QNwFwI/AAAAAAADaPI/CnJ4b-xw6aY1VmD-z_Yrl9TFnuovujVWACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h408/IMG_20200925_235354.jpg
Konfrontasi.co
https://www.konfrontasi.co/2020/09/maki-teman-tapi-anggota-brimob-yang.html
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/2020/09/maki-teman-tapi-anggota-brimob-yang.html
true
8284147347270130295
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy