Desak Pilkada Ditunda, GNPF Ulama Ajukan Gugatan Class Action

Baca juga:


JAKARTA - Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF)-Ulama Sumatera Utara mengajukan gugatan class action ke Pengadilan Negeri Medan pada hari ini, Rabu (16/9. Mereka meminta agar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan ditunda mengingat penularan virus corona yang semakin tinggi.

"Kami menggugat KPU dan Bawaslu Kota Medan dalam penyelenggaraan Pilkada Kota Medan. GNPF-Ulama Sumut sudah memperhatikan dengan baik bahwa pilkada kali ini adalah pilkada horor," kata Ketua Pokja Pilkada GNPF-Ulama Sumut, Tumpal Panggabean, Rabu (16/9).

Tumpal menyebutkan bahwa Medan merupakan zona merah virus corona. Kasus positif yang bertambah dari hari ke hari membuat kondisi menjadi berbahaya jika pilkada tetap dilanjutkan.

"Lalu di situasi seperti ini, ada lembaga KPU dan Bawaslu dan stakeholder lainnya sedang melakukan tahapan pilkada, tentu ini sangat membahayakan bagi rakyat Kota Medan khususnya," urainya.

Tumpal khawatir jika Pilkada Medan tetap dilaksanakan, maka kasus Corona di Medan tak terbendung. Apalagi tak ada yang bisa menjamin protokol kesehatan bisa dilakukan saat Pilkada.

"Contoh kecil, tidak satupun calon yang mendaftar di Indonesia ini yang melakukan protokol dengan baik, termasuk Kota Medan. Yang ada adalah membawa massa di mana-mana," jelasnya.

Tumpal mengatakan pelaksanaan pilkada sebaiknya dilanjutkan jika Medan masuk dalam kategori zona hijau. Sangat berisiko jika tahapan pilkada dilanjutkan ketika Medan masih berstatus zona merah dengan tingkat risiko tinggi.

"Tapi ketika zona merah, maka kita meminta kepada stakeholder terkait, pemerintah, KPU, Bawaslu untuk menunda pilkada Kota Medan sampai betul-betul aman," sebut Tumpal.

Sementara itu, Koordinator Tim Advokasi Hukum GNPF-Ulama Sumut, Raja M Harahap, menyebut gugatan class action ini diajukan oleh 10 orang warga yang lahir dan besar di Kota Medan.

"Gugatan ini dilakukan berdasarkan prosedur class action sehingga kepentingan penggugat sudah mewakili hak-hak masyarakat lainnya," jelas Raja.

Diketahui, Pilkada Medan diikuti dua bakal pasangan calon yakni Akhyar Nasution - Salman Alfarisi yang mengantongi dukungan Partai Demokrat dan PKS. Kemudian pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rachman telah mengantongi dukungan dari delapan partai politik antara lain PDIP, Gerindra, Golkar, NasDem, PPP, PAN, Hanura, dan PSI. (*)


COMMENTS

Loading...

Share

Loading...
Nama

BUMN,26,EKBIS,490,FOKUS,268,GLOBAL,705,IPTEK,351,KHAZANAH,177,KRIMINAL,309,LIFESTYLE,72,NASIONAL,547,OLAHRAGA,360,OPINI,119,OTOMOTIF,75,POLHUKAM,937,RAGAM,680,SELEBRITA,255,
ltr
item
Konfrontasi.co: Desak Pilkada Ditunda, GNPF Ulama Ajukan Gugatan Class Action
Desak Pilkada Ditunda, GNPF Ulama Ajukan Gugatan Class Action
https://1.bp.blogspot.com/-mrYIz4bRTk8/X2IyCUJTSDI/AAAAAAADZFA/Cqzlg-a15MAyvO7PeS1jIIGAK2m8DkLjgCLcBGAsYHQ/w640-h480/IMG-20200916-WA0042.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-mrYIz4bRTk8/X2IyCUJTSDI/AAAAAAADZFA/Cqzlg-a15MAyvO7PeS1jIIGAK2m8DkLjgCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h480/IMG-20200916-WA0042.jpg
Konfrontasi.co
https://www.konfrontasi.co/2020/09/desak-pilkada-ditunda-gnpf-ulama-ajukan.html
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/2020/09/desak-pilkada-ditunda-gnpf-ulama-ajukan.html
true
8284147347270130295
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy