Survei Median: Krisis Ekonomi Ancaman Paling Ditakuti

Baca juga:

JAKARTA- Krisis ekonomi masih menjadi ancaman masyarakat Indonesia setelah 75 tahun merdeka. Tak pelak, kabar hoaks tentang krisis ekonomi seperti 1997/1998 lampau mudah merebak di masyarakat. Hal itu terungkap dalam survei yang dilakukan oleh Media Survei Nasional (Median).

Peneliti Median Rico Marbun mengatakan, survei tersebut dilakukan di 17 kota utama Indonesia. Masyarakat pun menyebutkan apa saja yang menjadi ancaman setelah 75 tahun Indonesia merdeka. 

"Ternyata, sebagian besar menjawab bukan ancaman militer, namun ancaman non-militer, yaitu krisis ekonomi. Krisis tersebut menempati urutan nomor satu, yaitu 13,4%," kata Rico di Jakarta, Jumat (28/8/2020).

Menurutnya, krisis ekonomi menjadi ancaman pertama akibat pandemi Covid-19 saat ini. Pasalnya, dampak pandemi tidak sekedar soal isu kesehatan, namun turut berdampak ke sisi ekonomi.

"Setidaknya terdapat tujuh ancaman setelah ekonomi, yang kedua adalah ancaman demokrasi dan hukum, ketiga ancaman idiologi, keempat kualitas SDM, kelima, terhadap persatuan, keenam kekerasan bersenjata, ketujuh ancaman alam," terangnya.

Survei lainnya adalah harapan terbesar masyarakat Indonesia setelah 75 tahun merdeka adalah terciptanya masyarakat yang sejahtera. Porsi harapan tersebut mencapai 15,9%.

Berikutnya masyarakat berharap Indonesia lebih maju dari negara lain dengan porsi 13,8%. Kemudian terbukanya lapangan kerja sebesar 8,2 %, ekonomi bisa tumbuh pesat 7,8%, serta harapan pandemi covid-19 bisa berakhir sebesar 7,3%.

Setelah ekonomi, dia menambahkan publik masih melihat komunisme sebagai ancaman. Walau angkanya relatif jauh dari ancaman ekonomi, namun komunisme masih menduduki urutan kedua dari segi ancaman.

"Walaupun komunisme sudah dilarang, namun masih ada 5,2% publik yang menyatakan komunisme sebagai lima besar ancaman setelah ekonomi," katanya. 

Berikutnya dia menjelaskan metode survei dilakukan melalui telpon dilakukan pada 16-21 Agustus 202. Sebanyak 466 responden berusia minimal 17 tahun berbasis rumah tangga dipilih secara acak bertingkat di 17 kota besar di Indonesia. Kota tersebut adalah Banda Aceh, Padang, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Pontianak, Samarinda, Makassar, Manado, Ambon dan Jayapura.

Jumlah responden yang dipilih dilakukan dengan proporsional di setiap kota. Dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error +/- 4,5%. [mr/katadata]


COMMENTS

Loading...

Share

Loading...
Nama

BUMN,27,EKBIS,558,FOKUS,417,GLOBAL,832,IPTEK,380,JAKARTA,2,KHAZANAH,185,KRIMINAL,460,LIFESTYLE,72,NASIONAL,707,OLAHRAGA,370,OPINI,160,OTOMOTIF,85,POLHUKAM,1806,RAGAM,922,SELEBRITA,294,
ltr
item
Konfrontasi.co: Survei Median: Krisis Ekonomi Ancaman Paling Ditakuti
Survei Median: Krisis Ekonomi Ancaman Paling Ditakuti
https://1.bp.blogspot.com/-WCaxW40M9bg/X0oKQU1WJvI/AAAAAAADXI4/QDhuwyV9A10DR6Pci2FnFeoblUHkGmMzQCLcBGAsYHQ/s640/ioandb89bad.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-WCaxW40M9bg/X0oKQU1WJvI/AAAAAAADXI4/QDhuwyV9A10DR6Pci2FnFeoblUHkGmMzQCLcBGAsYHQ/s72-c/ioandb89bad.jpg
Konfrontasi.co
https://www.konfrontasi.co/2020/08/survei-median-krisis-ekonomi-ancaman.html
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/2020/08/survei-median-krisis-ekonomi-ancaman.html
true
8284147347270130295
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy