Politikus PKS: Keterlaluan Jika Tenaga Medis Dituding Jadikan Corona Sebagai Bisnis

Baca juga:


JAKARTA-Beberapa hari belakangan ini, jagat media sosial ramai dengan perbincangan soal tudingan kepada para dokter dan tenaga kesehatan terkait pelayanan kesehatan dan penetapan status pasien PDP maupun positif Covid-19 dianggap sebagai permainan dokter agar bisa mendapatkan keuntungan.

Anggota Komisi IX DPR, Netty Prasetiyani Heryawan menilai tudingan kepada para dokter dan tenaga kesehatan ini sangat memprihatinkan. Padahal, tenaga kesehatan selama ini sudah berjuang di garda terdepan menangani Covid-19.

"Saya prihatin dengan tersebarnya tuduhan bahwa dokter mendapatkan keuntungan besar saat penanganan Covid-19," kata Netty Prasetiyani Heryawan, Selasa (9/6).

Politisi PKS ini berharap pemerintah segera ambil sikap tegas terkait tersebut dengan menelusuri pihak-pihak yang menyebarkan informasi tersebut. Sebelum hal tersebut berdampak serius pada nasib tenaga kesehatan itu sendiri.

"Pemerintah harus bertindak tegas mencari pihak yang menyebarkan info tersebut. Saya khawatir dokter dan nakes yang selama ini sudah berjuang sekuat tenaga akan kecewa dan menyerahkan penanganan pasien Covid-19 kepada pemerintah," ujarnya.

"Jika ini yang terjadi, maka pengendalian Covid-19 yang saat ini sudah diwacanakan memasuki tahap new normal, akan menemui jalan buntu," imbuh Netty.

Dia mengatakan, kekhawatirannya jika tidak segera ditangani serius oleh pemerintah ini lantaran beberapa waktu lalu sudah muncul penyataan sikap dari 16 organisasi profesi kesehatan yang satu suara menganggap tudingan lahan bisnis sebagai ujaran kebencian, fitnah, hoax dan tindakan sewenang-wenang terhadap tenaga kesehatan.

Dalam surat pernyataan tersebut, dikatakan, guna menghindari benturan-benturan selanjutnya, maka tenaga kesehatan akan menyerahkan tugas dan tanggungjawab penanganan Covid-19 kepada pemerintah.

"Tidak berlebihan tuntutan mereka agar kasus ini diusut tuntas dan para pelakunya diberikan sanksi hukum sesuai peraturan yang berlaku. Wajar sekali mereka mengatakan akan mundur dan menyerahkan tanggungjawab, jika pemerintah tidak segera bertindak," kata Netty.  

"Bayangkan, tenaga kesehatan sudah bekerja keras dan mempertaruhkan nyawa untuk melayani pasien, lalu dituduh menjadikan pandemi sebagai lahan bisnis, siapa yang bisa menerima?" demikian Netty menambahkan.(mr/rm)

COMMENTS

Loading...

Share

Loading...
Nama

BUMN,26,EKBIS,499,FOKUS,271,GLOBAL,718,IPTEK,356,KHAZANAH,177,KRIMINAL,320,LIFESTYLE,72,NASIONAL,561,OLAHRAGA,360,OPINI,123,OTOMOTIF,75,POLHUKAM,1013,RAGAM,699,SELEBRITA,256,
ltr
item
Konfrontasi.co: Politikus PKS: Keterlaluan Jika Tenaga Medis Dituding Jadikan Corona Sebagai Bisnis
Politikus PKS: Keterlaluan Jika Tenaga Medis Dituding Jadikan Corona Sebagai Bisnis
https://lh3.googleusercontent.com/-yc7akmtyZ6Q/Xt8XqoWLvNI/AAAAAAAAUQ0/68W5SDtoDm4xBzG_fP55PJPoxJEEdQVUwCLcBGAsYHQ/s1600/IMG_ORG_1591678843939.jpeg
https://lh3.googleusercontent.com/-yc7akmtyZ6Q/Xt8XqoWLvNI/AAAAAAAAUQ0/68W5SDtoDm4xBzG_fP55PJPoxJEEdQVUwCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_ORG_1591678843939.jpeg
Konfrontasi.co
https://www.konfrontasi.co/2020/06/politikus-pks-keterlaluan-jika-tenaga.html
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/2020/06/politikus-pks-keterlaluan-jika-tenaga.html
true
8284147347270130295
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy