Terlibat Pembunuhan, Dua Mantan Napi Asimilasi dan Ibunya Terancam Hukuman Mati

Baca juga:
MEDAN-Dua orang mantan narapidana yang baru menghirup udara bebas karena program asimilasi, Jefri (22) warga Jalan Duku No 40 Komplek Cemara Asri dan Michael (22) warga Jalan Garuda No 28 Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan dan Tek Sukfen (56) yang merupakan ibu Jeffry kini terancam hukuman mati.

Ketiganya terlibat dalam pembunuhan sadis dan mutilasi terhadap korban bernama Elviana (21).

“Untuk Pasal 340 Jo 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Jhonny Eddizon Isir, Jumat (8/5) seperti dikutip dari RMOLSumut.

Jhonny menjelaskan, aksi pembunuhan yang dilakukan mantan narapidana kasus cabul ini sangat sadis. Berawal dari Rabu (6/5) sekitar pukul 13.30 WIB dimana tersangka Michael menjemput korban untuk datang ke rumah tersangka Jeffry di Jalan Duku No. 40 Komplek Cemara Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), tersangka Jeffry mengajak korban untuk berhubungan badan. Namun, korban menolak ajakan tersangka. Karena korban menolak, Jeffry mendorong dan membenturkan kepala korban ke dinding.

“Setelah korban tak sadarkan diri, tersangka J kemudian melakukan hubungan badan terhadap korban,” terang Kapolrestabes.

Usai melakukan perbuatannya itu, Jeffry mengambil pisau di dapur lalu menusuk korban di bagian dada kiri dan perut sehingga robek bagian perut korban. Michael yang sebelumnya sudah berada di TKP kemudian dipanggil tersangka Jeffry.

“J kemudian memberitahu kepada M bahwa dia telah membunuh korban. Lalu menyuruh M untuk membeli bensin. Usai M membeli bensin, J mengambil mancis dan menyiram bensin ke tubuh korban dan membakarnya,” jelasnya.

Usai korban dibakar, selanjutnya tersangka M menghubungi TS yang merupakan ibu dari J. Setelah datang tersangka J dan TS mengangkat korban dari kamar mandi ke ruang tengah rumah.

“J kemudian mengambil parang dari dapur lalu membelah perut korban dan memotong lengan korban sebelah kanan. TS kemudian mengambil kardus untuk memasukkan tubuh korban,” terang Isir.

Kemudian TS menghubungi orang tua M untuk datang ke TKP. J datang bersama paman M ke TKP. Kemudian diberitahu bahwa tersangka M telah melakukan pembunuhan terhadap korban.[mr/rm]

COMMENTS

Loading...

Share

Loading...
Nama

BUMN,26,EKBIS,496,FOKUS,268,GLOBAL,714,IPTEK,352,KHAZANAH,177,KRIMINAL,313,LIFESTYLE,72,NASIONAL,556,OLAHRAGA,360,OPINI,122,OTOMOTIF,75,POLHUKAM,976,RAGAM,690,SELEBRITA,256,
ltr
item
Konfrontasi.co: Terlibat Pembunuhan, Dua Mantan Napi Asimilasi dan Ibunya Terancam Hukuman Mati
Terlibat Pembunuhan, Dua Mantan Napi Asimilasi dan Ibunya Terancam Hukuman Mati
https://2.bp.blogspot.com/-JWhwuSlvFGA/XrdGFP8wurI/AAAAAAAATOY/MQcxgum8jrIPqMwsBv2X_YnF2NdHL-idwCK4BGAYYCw/s640/Screenshot_051020_070857_AM.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-JWhwuSlvFGA/XrdGFP8wurI/AAAAAAAATOY/MQcxgum8jrIPqMwsBv2X_YnF2NdHL-idwCK4BGAYYCw/s72-c/Screenshot_051020_070857_AM.jpg
Konfrontasi.co
https://www.konfrontasi.co/2020/05/terlibat-pembunuhan-dua-mantan-napi.html
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/2020/05/terlibat-pembunuhan-dua-mantan-napi.html
true
8284147347270130295
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy