Polri: Larangan Mudik Bukan untuk Menyiksa Masyarakat

Baca juga:


JAKARTA -- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengimbau masyarakat agar lebih mematuhi kebijakan pemerintah terkait kebijakan larangan mudik. Menurut Yusri, kebijakan itu bukan untuk menyulitkan masyarakat bertemu keluarga di kampung halaman, melainkan upaya pencegahan penyebaran virus corona yang sedang mewabah.

"Kebijakan ini (larangan mudik) bukan untuk menyiksa masyarakat, tapi kebijakan bagaimana bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata Yusri kepada wartawan, Senin (4/5).

Yusri menegaskan, kunci utama untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 adalah dengan kedisiplinan dari seluruh masyarakat dalam mematuhi aturan pemerintah. Seperti kebijakan larangan mudik maupun aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Disiplin pribadi, kesadaran pribadi bahwa memang mudik itu janganlah, kasihan keluarga kita di kampung sana. Jangan membawa bencana," tutur Yusri.

"Kita harapkan masyarakat bisa sabar, tenang untuk beberapa hari ini. Mudah-mudahan kalau masyarakat bisa patuh terhadap kebijakan tersebu, PSBB, Insha Allah Covid-19 segera menghilang," sambung dia.

Yusri mengungkapkan, hingga hari ke-10 kebijakan larangan mudik, polisi masih mendapati masyarakat yang nekat untuk pulang ke kampung halamannya. Beberapa di antaranya berusaha menghindari pos pengawasan atau penyekatan polisi dengan melintasi jalur-jalur tikus. Bahkan adapula yang mencoba mengelabui petugas dengan berbagai cara.

Adapun sebelumnya, polisi menemukan masyarakat yang nekat mudik dengan bersembunyi di dalam toilet bus, menaiki truk yang ditutupi truk dengan terpal, hingga membayar jasa travel gelap.

Dia menuturkan, pihak kepolisian telah memutar balik arah sebanyak 10.537 kendaraan yang mencoba keluar dari wilayah Jabodetabek. Yusri menyebut, jumlah itu merupakan akumulasi sejak hari pertama Operasi Ketupat 2020 tanggal 24 April hingga 3 Mei 2020.(mr/rol)

COMMENTS

Loading...

Share

Nama

BUMN,27,EKBIS,562,FOKUS,427,GLOBAL,836,IPTEK,386,JAKARTA,2,KHAZANAH,186,KRIMINAL,466,LIFESTYLE,72,NASIONAL,715,OLAHRAGA,370,OPINI,162,OTOMOTIF,87,POLHUKAM,1846,RAGAM,940,SELEBRITA,295,
ltr
item
Konfrontasi.co: Polri: Larangan Mudik Bukan untuk Menyiksa Masyarakat
Polri: Larangan Mudik Bukan untuk Menyiksa Masyarakat
https://lh3.googleusercontent.com/-XYGMXqdEw9k/XrCoUPuhhFI/AAAAAAAASXw/qteNtijsltkJm5OYQu4PfE0cEOSzUodPgCLcBGAsYHQ/s1600/IMG_ORG_1588635704554.jpeg
https://lh3.googleusercontent.com/-XYGMXqdEw9k/XrCoUPuhhFI/AAAAAAAASXw/qteNtijsltkJm5OYQu4PfE0cEOSzUodPgCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_ORG_1588635704554.jpeg
Konfrontasi.co
https://www.konfrontasi.co/2020/05/polri-larangan-mudik-bukan-untuk.html
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/2020/05/polri-larangan-mudik-bukan-untuk.html
true
8284147347270130295
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy