PBNU: TKA China yang Selama Ini Diimpor Kebanyakan Tenaga Kasar

Baca juga:


JAKARTA-Gubernur Sulawesi Tenggara bersama DPRD kompak menolak rencana kedatangan 500 tenaga kerja asing (TKA) asal China.

Meski ratusan TKA itu sudah menjalani protokol kesehatan, Gubernur Sultra Ali Mazi menyatakan bahwa suasana hati masyarakat belum mau menerima kedatangan TKA China itu.

Merespons gelombang penolakan itu, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bidang Ekonomi, Umarsyah mengimbau pemerintah pusat mendengar suara masyarakat Sultra.

Menurut Umarsyah, penolakan itu harus direspons positif karena kebijakan pemerintah pusat cenderung mengabaikan perasaan dan keresahan yang terjadi di daerah.

"Kita memahamai dan merespons positif suara masyarakat Sultra. Pemerintah pusat kita imbau untuk mau mendengar suara mereka, setop dulu kehadiran TKA asing itu. Apalagi ditengah wabah seperti saat ini," kata Umarsyah, Kamis malam (30/4).

Bang Umar -karib disapa- mengurai, keukeuhnya pemerintah pusat untuk mendatangkan ratusan TKA asal China sangat diskriminatif. Kata Umar, masih banyak warga dalam negeri yang belum mendapatkan kesempatan kerja.

"Ini masalah sentimen, diskriminasi tenaga kerja di dalam masih sangat minimal lowongan kerja, kesempatan kerja buat anak bangsa. Pertanyaan 42 awal kemarin dan 500 yang akan datang ini apakah tenaga expert yang spesial. Kebanyakan selama ini itu tidak expert, tapi tenaga kasar impor dari China," tandas Umarsyah dengan nada heran.

Umarsyah meyakini penolakan yang dilakukan oleh Pemda Sultra bukan dalam rangka menentang kebijakan pemerintah pusat.

Masyarakat Sultra, dalam pengamatan Umar, hanya ingin mengingatkan kepada pemerintah pusat agar memahami bahwa ada persoalan yang masih mengganjal dan diabaikan.

"Harus dilihat dari sisi positif, tidak akan berani daerah itu mengambil sikap untuk menentang kebijakan pusat. Dalam konteks ini kita melihat mereka ingin mengingatkan ada persolaan yang masih mengganjal di masyarakat," pungkas pria asal Metro Lampung ini.

Forkopimda sudah membuat pernyataan resmi yang ikut ditandatangani oleh Gubernur meminta Presiden Jokowi membatalkan kebijakan itu.

Informasi yang diterima RMOL, 500 TKA China itu akan bekerja do perusahaan pemurnian nikel (smelter) PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) yang berlokasi di Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.(mr/rmol)

COMMENTS

Loading...

Share

Loading...
Nama

BUMN,20,EKBIS,425,FOKUS,215,GLOBAL,595,IPTEK,344,KHAZANAH,174,KRIMINAL,200,LIFESTYLE,70,NASIONAL,394,OLAHRAGA,352,OPINI,77,OTOMOTIF,71,POLHUKAM,423,RAGAM,512,SELEBRITA,235,
ltr
item
Konfrontasi.co: PBNU: TKA China yang Selama Ini Diimpor Kebanyakan Tenaga Kasar
PBNU: TKA China yang Selama Ini Diimpor Kebanyakan Tenaga Kasar
https://lh3.googleusercontent.com/-r-MF_H9MM-M/Xqtvgc7rONI/AAAAAAAAR-s/WOrK851h3est-umN2vRDdXzOrbG8DdC7ACLcBGAsYHQ/s1600/IMG_ORG_1588293488249.png
https://lh3.googleusercontent.com/-r-MF_H9MM-M/Xqtvgc7rONI/AAAAAAAAR-s/WOrK851h3est-umN2vRDdXzOrbG8DdC7ACLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_ORG_1588293488249.png
Konfrontasi.co
https://www.konfrontasi.co/2020/05/pbnu-tka-china-yang-selama-ini-diimpor.html
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/2020/05/pbnu-tka-china-yang-selama-ini-diimpor.html
true
8284147347270130295
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy