Dompet Disita Polisi, Saat Dikembalikan Uangnya Susut Rp8 Juta Lebih. Lari ke Mana?

Baca juga:
JENEPONTO-Yasa, warga Kampung Lantang, Desa Samataring, Kacamatan Kelara, Jeneponto, kaget lantaran uang hasil penjualan kudanya raib. Entah ke mana. Jumlahnya tidak kecil, Rp8.150.000.

Setahu Yasa, dompetnya disita polisi saat rumahnya digeledah Jumat (3/4/2020). 

Pada penggeledahan itu, polisi menyita antara lain dompet. Juga cincin emas yang disimpan dalam kotak penyimpanan jarum dan benang.

Yasa dan barang-barang itu dibawa ke Polsek Kelara. Penggeladahan dan penangkapan dilakukan karena diduga rumahnya dijadikan tempat pesta narkoba.

Namun, saat penggeledahan, polisi tidak menemukan barang bukti apapun terkait narkoba.

"Di polsek, saya dikasih dompetku berisi uang Rp4.500.000. Sebetulnya (isinya) Rp12.650.000, tapi yang dikembalikan baru Rp4 juta lebih. Polisi bilang uang itu diamankan dulu," tutur Yasa, Minggu (26/4/2020).

Uang Rp12 juta lebih itu hasil penjualan kuda. Rencananya akan digunakan untuk membayar utang. Yasa sempat berutang untuk menggelar acara takziyah atas kematian orang tuanya. 

"Saya meminjan uang sama orang Pak. Uang itu saya pakai untuk mengambil hari kematian orang tuaku. Karena maumi saya bayar, makanya pergika jual kuda. Itu mi yang diambil oknum polisi," tambah Yasa.

Kapolsek Kelara, Iptu Bakri menjelaskan kronologi kasus itu. Awalnya, Yasa ditangkap anggota Polsek Kelara dibantu Tim Buser Reskrim Polres Jeneponto yang dipimpin Aipda Abdul Razak. 

Bakri sudah menginterogasi Yasa terkait uang yang raib tersebut. Bakri minta ditunjuk, jangan sampai anggota Polsek Kelara yang melakukannya. Yasa menjawab bahwa dia mengetahui orang yang mengambil dompetnya.

Yasa juga sempat melihat dompetnya dioper-oper polisi yang menggeledah rumahnya.

"Selain uang, informasinya terdapat juga emas berapa gram itu. Cuman tidak terlalu banyak. Jadi dia bilang untuk cucunya itu emas," tambah Bakri.

Mantan Kaur Narkoba Polres Jeneponto itu menambahkan, Yasa diamankan karena dianggap menghalang-halangi penangkapan ayahnya, Muni atas dugaan kasus penganiayaan.

"Jadi kita bilang amankan saja dulu itu. Dan selesaikan secara kekeluargaan tapi tidak ada anu. Makanya sempat kita amankan. Saya bilang kalau memang ada yang mencoba menghalang-halangi, amankan saja dulu," katanya.

Kanit Reskrim Polsek Kelara, Aipda Asriel Alam mengatakan, penangkapan dan penggeledahan dilakukan beberapa polisi. Dari Resmob lima orang. Belum termasuk dari polsek.

Sebelumnya, polisi mendapat informasi bahwa di rumah Yasa sering datang perempuan yang bukan muhrim. Ada juga dua laki-laki yang sering berkunjung. Mereka diduga mengonsumsi narkoba di situ.

Namun, setelah digeledah, polisi tidak menemukan barang bukti yang mengarah pada dugaan tersebut.

Yasa akhirnya dipulangkan ke rumah. Tidak ditahan. Alasannya, kasus orang tuanya sudah dianggap selesai. Dia hanya dikenakan wajib lapor. Sejauh ini dia sudah delapan kali datang lapor

Ada Uang Bensin dan Rokok

Teka teki hilangnya uang warga Jeneponto sedikit terkuak. Kanit Buser Satuan Reskrim Polres Jeneponto, Aipda Abdul Razak membeberkan kronologi penggeledahan itu.

Menurut Razak, ayah Yasa sudah beberapa kali dipanggil terkait kasus dugaan penganiayaan. Namun, tidak pernah memenuhi panggilan. Yasa sendiri, sebut Razak, berstatus DPO atau buronan Polsek Kelara. 

Polsek Kelara minta dibantu tim Buser Polres. Saat itu ada sekitar 10 polisi yang ikut dalam penggerebekan di rumah orang tua Yasa.

"Orang tuanya kita kasih naik, tapi kita curigai ada Yasa di dalam rumahnya. Ternyata di dalam ada perempuan habis main ini. Dia bilang jangan ki tangkap, saya korban. Saya bilang korban apa? 'Habis dipakai sama Yasa tidak dibayar', katanya," urai Razak.

Perempuan tersebut juga mengaku baru saja mengonsumsi narkoba. Namun, tidak ditemukan barang bukti di lokasi. Diduga dibawa kabur ponakan Yasa. 

Polisi hanya mengamankan senjata tajam berupa badik yang terselip di pinggang Yasa. Sebilah parang turut diamankan dalam penggeledahan itu. Termasuk dompet berisi uang.

"Memang ada uang di dompetnya tapi kita tidak tahu berapa jumlahnya. Emas itu tidak ada. Ada yang menyaksikan tetangganya. Jadi yang disita itu tidak ada emas," ujar Razak, Senin (27/4/2020).

Razak bilang, dompet Yasa tidak dibuka. Sehingga dia tidak mengetahui berapa isinya. Yasa menyebut, dompetnya berisi Rp12,6 juta. Uang itu hasil penjualan kuda. Setelah dompetnya dikembalikan polisi, isinya tinggal Rp4,5 juta.

Setiba di mapolsek, Yasa membujuk polisi. Minta "dibantu". Tiba-tiba dia menyerahkan uang Rp2 juta. Diserahkan kepada salah seorang polisi.

"Itu malam ada anggota Pak Jupe, dia kan tidak minta uang dikasih Rp2 juta. Jadi itu dompet dikembalikan oleh Pak Jupe. Sempat ada salah satu oknum polisi yang ke tempat itu inisial S," jelas Razak.

Razak mengaku ditelepon seorang oknum polisi. Dia bertanya, "Kenapa ada begini saudara?" 

"Jadi saya bilang, jangan maki kasih panjang. Suruhmi saja datang Yasa di kantor. Tapi saya tunggu-tunggu tidak datang juga. Makanya, wajib lapor terus di Polsek Kelara," tambah Razak.

Dia menegaskan, saat dompet dikembalikan oleh Pak Jupe, Razak sedang berada di atas mobil bersama Yasa.

"Memang Yasa diduga habis make tapi tidak ada BB. Itu juga uang. Tidak ada yang minta dia sendiri yang kasih. Dia bilang 'kiambilmi ini pak, pembeli bensin dan rokok'. Jadi tidak benar itu kalau dia bilang ada yang Rp12 juta," tutup Razak. (mr/gelora.co)

COMMENTS

Loading...

Share

Loading...
Nama

BUMN,27,EKBIS,527,FOKUS,345,GLOBAL,774,IPTEK,370,KHAZANAH,180,KRIMINAL,400,LIFESTYLE,72,NASIONAL,641,OLAHRAGA,364,OPINI,142,OTOMOTIF,81,POLHUKAM,1410,PULHUKAM,1,RAGAM,825,SELEBRITA,267,
ltr
item
Konfrontasi.co: Dompet Disita Polisi, Saat Dikembalikan Uangnya Susut Rp8 Juta Lebih. Lari ke Mana?
Dompet Disita Polisi, Saat Dikembalikan Uangnya Susut Rp8 Juta Lebih. Lari ke Mana?
https://lh3.googleusercontent.com/-j6MMwt7kZac/XqcruylG64I/AAAAAAAARgY/uIQSG1oELQQ8iGylQT0XbzpSq55v_weLgCLcBGAsYHQ/s1600/IMG_ORG_1588013960192.jpeg
https://lh3.googleusercontent.com/-j6MMwt7kZac/XqcruylG64I/AAAAAAAARgY/uIQSG1oELQQ8iGylQT0XbzpSq55v_weLgCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_ORG_1588013960192.jpeg
Konfrontasi.co
https://www.konfrontasi.co/2020/04/dompet-disita-polisi-saat-dikembalikan.html
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/
https://www.konfrontasi.co/2020/04/dompet-disita-polisi-saat-dikembalikan.html
true
8284147347270130295
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy